Sebelumnya kita telah mengenal berbagai jenis zat yang bisa digunakan sebagai media APAR. Mulai dari cairan, gas, busa, dan serbuk/powder. Pada artikel ini kita akan secara spesifik membahas apa itu media powder, bagaimana penerapannya, kelebihan, dan juga kekurangannya.
Fungsi APAR Powder
Sumber: Chat GPT
APAR Powder merupakan alat pemadam api dengan media dry chemical powder atau serbuk kimia kering kombinasi dari monoammonium phosphate dan ammonium sulphate. Media ini cukup umum dipilih sebagai media APAR karena keefektifannya memadamkan kebakaran kelas A (bersumber dari benda padat), kelas B (bersumber dari cairan/gas yang mudah terbakar), dan kelas C (bersumber dari instalasi listrik bertegangan).
Cara kerjanya cukup sederhana yaitu ketika powder diarahkan pada sumber api maka akan menutup sumber api tersebut dan memutus reaksi kimia yang menyebabkan api tetap menyala dan merambat. Untuk mengidentifikasi tabung APAR yang berisi media powder biasanya pada tabung akan terdapat strip berwarna biru.
Kelebihan dan Kekurangan APAR Powder
Sumber: Chat GPT
Setiap media APAR pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Hal ini perlu diketahui agar kita bisa menggunakan APAR sesuai dengan fungsinya dan tidak menambah kerugian pasca terjadinya kebakaran karena pemilihan media yang tidak tepat.
Kelebihan APAR Powder
- Bisa untuk berbagai jenis kebakaran (multifungsi)
Salah satu kelebihan dari APAR Powder adalah bisa digunakan untuk berbagai jenis kebakaran dan bekerja secara cepat untuk memadamkan sumber api. Penggunaan ideal untuk APAR ini bisa digunakan di gedung perkantoran, rumah, gudang umum, dan area publik.
- Harga terjangkau
Harga APAR Powder umumnya lebih terjangkau dibandingkan dengan media yang lain terutama CO2 atau foam yaitu sekitar Rp. 200.000 – Rp. 260.000
- Masa simpan yang panjang
Pada umumnya media APAR yang lain memiliki masa simpan kurang lebih 2 tahun dan harus segera dilakukan pengisian ulang walaupun tidak digunakan. Namun, untuk APAR Powder memiliki masa simpan yang lebih panjang yaitu mencapai 5 tahun. Hal ini dikarenakan media powder lebih stabil, tidak mudah basi, apalagi disimpan dalam tabung bertekanan.
Kekurangan APAR Powder
- Meninggalkan residu
Kekurangan utama media powder adalah meninggalkan residu yang lengket pada area kebakaran yang menjadi sulit dibersihkan.
- Tidak cocok digunakan di ruangan sensitif
Residu yang ditinggalkan dapat merusak peralatan elektronik. Karena kekurangannya ini, media powder tidak cocok digunakan di ruangan sensitif, seperti ruang server dengan banyak peralatan elektronik, laboratorium dengan banyak peralatan kimia, museum yang memiliki banyak koleksi berharga, dapur komersial yang memiliki banyak peralatan memasak, dan ruangan sensitif lainnya.
- Berbahaya jika terlalu banyak terhirup
Karena bentuknya powder yang merupakan partikel kecil, media ini sangat rawan untuk terhirup dan mengganggu pernafasan, apalagi dalam evakuasi pada ruangan kecil dan tertutup. Oleh karena itu, pada saat proses evakuasi sebaiknya menggunakan masker untuk menghindari hal buruk yang bisa terjadi.
- Mudah menggumpal
Meskipun memiliki masa simpan yang lebih lama dibandingkan dengan media yang lain, APAR powder memiliki risiko menggumpal saat diletakkan di ruangan dengan kelembaban yang tinggi. Jika sudah menggumpal hal ini sangat mengganggu keefektifan alat untuk memadamkan api karena gumpalan tersebut dapat menyumbat selang sehingga media di dalam tabung tidak bisa keluar.
Jadi, Kapan Sebaiknya Menggunakan APAR Powder?
APAR powder sangat cocok digunakan pada:
- Area dengan banyak bahan mudah terbakar
- Lingkungan industri atau komersial umum
- Kendaraan seperti mobil, bis, truk
- Area parkir
- Lokasi dengan anggaran terbatas tapi butuh proteksi luas
Namun, untuk area dengan peralatan sensitif atau membutuhkan kebersihan tinggi, sebaiknya pertimbangkan jenis APAR lain.
APAR powder adalah pilihan yang efektif, serbaguna, dan ekonomis untuk perlindungan kebakaran awal. Tetapi, efek residu dan dampaknya terhadap peralatan membuatnya tidak selalu cocok untuk semua lingkungan.
Memahami kelebihan dan kekurangannya akan membantu Anda memilih jenis APAR yang paling sesuai dengan risiko kebakaran di lokasi Anda. Baca juga artikel tentang Jenis dan Cara Menggunakan APAR untuk mengetahui lebih lanjut mengenai jenis APAR yang lain.


