Lokasi Penempatan APAR yang Tepat Berdasarkan Permenaker No. 4 Tahun 1980

APAR di dalam mall

Regulasi yang berkaitan dengan APAR telah dibahas pada artikel sebelumnya, dan salah satu yang membahas tentang lokasi penempatan APAR tercantum dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 4 Tahun 1980. 

Pemasangan APAR juga harus diawasi oleh tenaga kompeten sehingga dapat mempertimbangkan letaknya yang harus mudah diakses dalam keadaan darurat. Sebelum dipasang, ada beberapa hal yang harus dipastikan terkait kondisi APAR. 

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Memasang APAR

APAR di rumah sakit

Sumber: Chat GPT

APAR adalah salah satu alat keselamatan untuk kondisi darurat. Ketidakoptimalan dalam penggunaannya akan berakibat fatal dan bisa merugikan perusahaan. Sebelum kita membahas ke pemasangan yang lebih teknis, kita perlu mengetahui apa saja yang harus diperhatikan sebelum melakukan pemasangan

  • APAR Berstandar SNI

SNI (Standar Nasional Indonesia) adalah satu-satunya standar yang berlaku di Indonesia yang bisa memastikan bahwa mutu dari produk yang beredar memang aman dan layak untuk digunakan. APAR yang telah berstandar SNI biasanya memiliki stiker/label/logo SNI pada tabungnya. Namun, logo ini tidak bisa langsung ditempel begitu saja karena untuk memperolehnya harus melalui langkah yang panjang, sehingga adanya logo SNI pada sebuah tabung APAR menunjukkan keseriusan produsen dalam memastikan keamanan produk. 

  • Cat pada Tabung APAR Tidak Mengelupas

Umumnya tabung APAR terbuat dari bahan logam yang kuat dan tahan korosi. Walaupun begitu, tabung APAR tetap dicat dengan cat berwarna merah untuk mencegah terjadinya korosi. Korosi pada tabung APAR sangat berbahaya karena akan menyebabkan kebocoran. Selain untuk mencegah korosi, tabung APAR dicat dengan warna merah agar memudahkan visibilitas pengguna sehingga mudah untuk diidentifikasi. Sebelum dipasang, pastikan bahwa cat pada tabung APAR tidak mengelupas dan dalam kondisi baik. 

  • Suhu pada Ruangan Tidak Lebih atau Kurang dari yang Telah Ditentukan

Tabung APAR pada dasarnya berisi zat-zat kimia yang pastinya memerlukan perlakuan khusus sehingga tidak bisa ditempatkan di tempat yang terlalu panas (lebih dari 49 derajat celcius) atau terlalu dingin (-44 derajat celcius). Penempatan pada ruangan di suhu ekstrem menyebabkan media APAR menjadi menggumpal, korosi pada tabung, hingga malfungsi alat. Oleh karena itu, sebelum memasang APAR, pastikan suhu ruangan berada pada batas normal kecuali apabila APAR dibuat khusus untuk suhu di luar batas tersebut. 

  • Memastikan Jenis Media yang Dipilih Sesuai dengan Potensi Kelas Kebakaran yang Bisa Terjadi

Masing-masing kelas kebakaran harus ditangani dengan media yang berbeda. Seorang teknisi yang akan memasang APAR diharapkan bisa mengidentifikasi jenis bahan bakar yang bisa menjadi penyebab kebakaran pada ruangan tersebut, sehingga pemilihan media APAR akan sesuai dengan kebutuhan. Misalnya, untuk ruangan server yang banyak terdapat alat elektronik sebaiknya dilengkapi dengan APAR clean agent yang tidak akan meninggalkan residu sehingga tidak merusak peralatan. 

Lokasi Penempatan APAR Sesuai Regulasi

ilustrasi APAR

Sumber: Chat GPT

Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, berikut merupakan beberapa syarat lokasi penempatan APAR yang tepat sehingga bisa diakses dengan mudah dalam keadaan darurat

  • Lokasi Harus Terlihat dengan Jelas

Penempatan APAR harus berada di tempat yang mudah terlihat dan tidak terhalang oleh benda apapun. Tabung APAR pun juga dicat warna merah untuk memudahkan visibilitasnya. Dalam kondisi darurat, akan sangat berbahaya jika APAR tidak mudah ditemukan sehingga menghambat proses evakuasi. 

  • Ditempatkan dalam Posisi Mudah Dicapai dan Diambil

APAR tidak boleh diletakkan di tempat yang terlalu tinggi sehingga sulit untuk diambil. Bagian atas APAR maksimal hanya boleh berada di ketinggian 1,2 meter dari dasar lantai dan jarak antara satu APAR dengan APAR yang lain maksimal 15 meter. 

  • Ditempatkan dalam Posisi Menggantung di Dinding

Berkaitan dengan poin 1 dan 2, posisi APAR yang diletakkan menggantung pada dinding akan membuatnya mudah dilihat dan diambil. Selain itu, posisi menggantung juga akan menjaga APAR dari kelembaban lantai yang akan mempengaruhi tekstur zat. 

  • Dilengkapi dengan Tutup Pengaman Jika Ditempatkan di Alam Terbuka 

APAR yang diletakkan di luar ruangan harus diberi kotak/box pengaman untuk melindunginya dari sinar matahari langsung, risiko karat karena udara lembab, maupun hujan yang bisa mempercepat korosi. Tidak ada spesifikasi khusus untuk box pengaman APAR. Namun, box harus dilengkapi dengan kaca setebal 2mm di bagian depan untuk mempermudah identifikasi. 

Penjelasan tentang lokasi penempatan APAR ini tidak boleh diabaikan karena hal ini pun sudah diatur secara resmi dengan peraturan pemerintah. Kesalahan penempatan akan menyebabkan fungsi APAR menjadi tidak optimal sehingga bisa menunda pertolongan pertama yang bisa dilakukan agar kebakaran tidak membesar. Selain memahami hal ini, Anda juga harus memahami bagaimana cara menggunakan APAR secara benar dengan membaca artikel Pelajari Jenis dan Cara Menggunakan APAR

Leave a Comment