Memahami Pemeliharaan Sistem Mechanical, Electrical, dan Plumbing (MEP) pada Bangunan Gedung

ilustrasi sistem elektrikal gedung

Berdirinya sebuah gedung membutuhkan pemeliharaan agar tetap berfungsi dengan baik. Pemeliharaan yang dilakukan akan berpengaruh pada keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan para pengguna gedung. Saking pentingnya hal ini, pemerintah bahkan memiliki peraturan resmi yang tercantum dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 24 Tahun 2008 yang berisi tentang Pedoman Pemeliharaan dan Perawatan Bangunan Gedung.  Pada artikel ini kita akan bahas lebih detail tentang pengertian pemeliharaan bangunan gedung dan secara khusus bagaimana pemeliharaan sistem MEP yang harus dilakukan. 

Pemeliharaan Bangunan Gedung

teknisi pemeliharaan bangunan gedung

Pemeliharaan bangunan gedung adalah kegiatan menjaga keandalan bangunan gedung beserta prasarana dan sarananya agar bangunan gedung selalu layak fungsi. Pekerjaan pemeliharaan meliputi jenis pembersihan, perapihan, pemeriksaan, pengujian, perbaikan dan/atau penggantian bahan atau perlengkapan bangunan gedung, dan kegiatan sejenis lainnya.

Dalam sebuah gedung yang beroperasi secara aktif, terdapat berbagai sistem yang berjalan untuk menunjang seluruh aktivitas para pengguna gedung. Sistem yang berjalan mencakup:

  1. Sistem Arsitektural: mencakup kelayakan fungsi elemen fisik bangunan yang berkaitan dengan estetika bangunan, seperti dinding, pintu, jendela, dll
  2. Sistem Struktural: mencakup kelayakan fungsi sistem stabilitas bangunan
  3. Sistem Mekanikal: mencakup kelayakan fungsi sistem HVAC, pompa air, lift, genset, dan seluruh elemen penunjang kegiatan operasional gedung
  4. Sistem Elektrikal: mencakup kelayakan fungsi sistem kelistrikan pada bangunan gedung
  5. Sistem Plumbing dan Sanitasi: mencakup kelayakan fungsi sistem pengelolaan air dan limbah
  6. Sistem Proteksi Kebakaran: mencakup kelayakan fungsi sistem keselamatan
  7. Sistem Keamanan dan Keselamatan: mencakup kelayakan fungsi sistem keamanan
  8. Sistem IT dan Komunikasi: mencakup kelayakan fungsi sistem komunikasi di dalam gedung

Pada artikel ini kita akan lebih fokus membahas tentang sistem Mechanical, Electrical, dan Plumbing (MEP) pada bangunan gedung. Tanpa sistem MEP yang baik, gedung tidak dapat beroperasi secara optimal dan berpotensi merugikan perusahaan. Ketiga sistem ini sangat terkait satu sama lain sehingga pembahasannya lebih tepat jika dilakukan bersamaan. 

Komponen MEP pada Bangunan Gedung

  • Sistem Mechanical (Mekanikal) 

Sistem ini berkaitan erat dengan operasional gedung yang apabila terjadi kegagalan fungsi maka akan berpengaruh signifikan pada terhambatnya aktivitas pengguna gedung. Komponen gedung yang termasuk dalam sistem mekanikal adalah HVAC (pemanas, ventilasi, dan pendingin udara), transportasi (lift dan eskalator), dan sistem proteksi kebakaran. 

  • Sistem Electrical (Elektrikal) 

Sistem yang mengatur tentang kelistrikan (electricity). Komponennya terdiri dari distribusi listrik utama dan panel daya, penerangan (lighting), sistem keamanan (CCTV, alarm), serta jaringan data dan komunikasi (telepon, internet).

  • Sistem Plumbing 

Sistem ini berkaitan dengan sistem perpipaan yang berfungsi untuk penyaluran air bersih dan pembuangan limbah/air kotor. Komponen plumbing terdiri dari distribusi air bersih, pembuangan air kotor, sanitasi, drainase air hujan, sprinkler

Manfaat Pemeliharaan Sistem MEP Bangunan Gedung

teknisi pemeliharaan dan perawatan gedung

Pemeliharaan bangunan gedung dilakukan oleh tenaga ahli yang memiliki kompetensi di bidang pemeliharaan dan perawatan bangunan gedung. Mereka biasanya bekerja sebagai tim yang terdiri dari manajer bangunan, supervisor, dan teknisi lapangan yang telah melewati berbagai pelatihan khusus. 

Tim melakukan pemeriksaan berkala pada sistem pengelolaan udara untuk menjamin mutu udara yang masuk ke dalam ruangan. Dapat diingat bahwa gedung merupakan ruangan tertutup dan terdiri dari banyak orang. Jika kualitas udara baik maka risiko terkena/tertular penyakit, terutama penyakit pernafasan, akan berkurang. 

Pemeliharaan pada sistem plumbing berfungsi untuk mencegah kontaminasi air dan kebocoran yang dapat merusak fisik gedung. Selain itu, untuk mobilitas para pengguna di dalam gedung harus diperhatikan juga, terutama lift dan eskalator. Sehingga pemeliharaan sistem transportasi dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengguna gedung. 

Sistem kelistrikan pun tidak kalah pentingnya untuk dilakukan pemeliharaan mengingat seluruh operasional gedung saat ini sangat bergantung pada listrik, bahkan untuk mengoperasikan seluruh sistem yang sebelumnya telah kita bahas. Dampak paling buruk yang bisa terjadi jika pemeliharaan sistem ini diabaikan adalah terjadinya korsleting yang bisa menyebabkan kebakaran gedung. 

Setelah membaca artikel di atas, Anda pasti lebih memahami pentingnya melakukan pemeliharaan dan perawatan gedung, utamanya pada 3 sistem ini; mekanikal, elektrikal, dan plumbing. Anda tidak perlu bingung untuk mencari satu per satu ahli yang harus melakukan pekerjaan-pekerjaan tersebut. Anda cukup menghubungi penyedia layanan jasa pemeliharaan dan perawatan gedung yang profesional sebagai solusi bagi Anda.

RentFill hadir sebagai penyedia jasa di bidang pemeliharaan dan perawatan bangunan gedung yang terdiri dari para profesional di bidangnya. Anda bisa melakukan konsultasi sekarang agar tim RentFill bisa melakukan survei terkait kebutuhan Anda. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang pemeliharaan dan perawatan bangunan gedung, Anda juga bisa membaca artikel Jasa Pemeliharaan Fasilitas Gedung di Indonesia.

Leave a Comment