Dalam artikel sebelumnya telah dibahas bahwa ada banyak komponen gedung, mulai dari komponen arsitektural, struktural, MEP (mechanical, electrical, and plumbing), keamanan, komunikasi, dll. Komponen-komponen inilah yang membantu gedung beroperasi dengan baik. Kegagalan fungsi pada salah satu komponen tentu akan mempengaruhi kinerja komponen yang lain dan dampaknya membuat pengguna gedung tidak nyaman bahkan bisa terancam keselamatannya.
Untuk memastikan komponen-komponen ini berfungsi secara optimal, dibutuhkan pemeliharaan dan perawatan rutin oleh para tenaga ahli yang kompeten di bidangnya. Tenaga ahli ini bisa berupa teknisi internal, teknisi lapangan (on site technician), maupun on call technician. Apa perbedaan dari ketiganya dan apa peran masing-masing? Mari simak artikel berikut!
Perbedaan Teknisi Internal, On Site Technician, dan On Call Technician
Sebelum menelaah lebih lanjut tugas dan tanggung jawab masing-masing teknisi, kita bahas dulu apa itu teknisi. Teknisi adalah orang yang bertanggung jawab untuk memeriksa, memelihara, mengoperasikan, dan memperbaiki peralatan, mesin, maupun teknologi yang ada dalam sebuah gedung. Mereka memiliki keahlian dan beberapa diantaranya memiliki sertifikat khusus di bidang yang mereka tekuni.
Teknisi Internal
Teknisi internal adalah teknisi yang berstatus sebagai karyawan tetap suatu perusahaan (in house) yang terlibat dalam operasional harian. Biasanya para teknisi internal bertanggung jawab untuk membuat kebijakan terkait SOP pemeliharaan, mengontrol biaya maintenance, dan menentukan standar teknis dan vendor. Mereka lebih banyak terlibat dalam hal yang bersifat manajerial dibandingkan teknis dan lapangan.
On Site Technician
On site technician adalah teknisi yang disediakan oleh vendor (pihak ketiga di luar perusahaan) yang ditempatkan di suatu perusahaan dalam jangka waktu yang disepakati dalam kontrak. Teknisi ini biasanya bertanggung jawab pada pemeliharaan dan perawatan komponen gedung yang membutuhkan penanganan dari tenaga ahli. Selain itu, on site technician biasanya lebih fokus untuk menangani permasalahan MEP (mechanical, electrical, and plumbing).
On Call Technician
On call technician adalah teknisi yang bertanggung jawab untuk menangani kerusakan darurat atau pekerjaan yang benar-benar membutuhkan keahlian khusus. Sama seperti on site technician, on call technician biasanya bekerja di bawah sebuah vendor. Beberapa diantaranya bahkan bekerja secara individu.
Kapan Gedung Anda Membutuhkan Pemeriksaan On Site Technician?
Tidak semua permasalahan komponen gedung bisa diselesaikan oleh teknisi internal. Ada kalanya ketika perusahaan perlu menghire teknisi lapangan untuk melakukan perbaikan pada komponen gedung yang memiliki kendala.
Ketika perusahaan memiliki keterbatasan teknisi internal
Sebuah perusahaan umumnya memiliki tim teknis yang mengurus komponen gedung. Namun, kerap kali teknisi internal lebih banyak bertanggung jawab pada hal-hal yang bersifat administratif dan manajerial, bukan teknis dan lapangan. Sehingga, untuk melakukan pemeliharaan dan perawatan teknis pada berbagai komponen gedung perlu mencari teknisi lapangan yang memiliki keahlian dalam eksekusi.
Sistem gedung kompleks dan lebih banyak membutuhkan kemampuan teknis
Berbeda dengan bangunan tempat tinggal, sebuah gedung biasanya memiliki sistem terpusat untuk mengendalikan berbagai komponen di dalamnya yang pemeliharaannya pun lebih kompleks. Misal sistem HVAC terpusat, sistem alarm, genset, dll. Sistem ini harus selalu dijaga agar bisa terus beroperasi secara optimal. Oleh karena itu, sebelum terjadi kerusakan, harus dilakukan pemeriksaan dan perawatan rutin sesuai dengan standar yang berlaku. Pemeriksaan dan perawatan inilah yang membutuhkan teknisi lapangan untuk melakukannya.
Terdapat kerusakan pada komponen gedung
Kerusakan pada komponen gedung membuat aktivitas para pengguna gedung menjadi terganggu. Tentunya hal ini sangat merugikan bagi perusahaan. Oleh karena itu, penanganan yang tepat harus dilakukan sesegera mungkin untuk mencegah kerugian yang lebih besar. Memanggil teknisi lapangan dianggap tepat karena mereka akan langsung mengeksekusi akar permasalahan dan memperbaiki komponen yang rusak.
Skill Apa Saja yang Harus Dimiliki Seorang On Site Technician?
Communication Skill
Meskipun seorang teknisi akan bekerja dengan mesin-mesin, namun pada dasarnya mereka harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik sehingga mereka bisa mengulik lebih dalam apa permasalahan yang dialami oleh klien mereka. Selain berkoordinasi dengan klien, dia juga harus bekerja secara tim. Oleh karena itu, kemampuan komunikasi adalah hal yang penting untuk dimiliki seorang teknisi lapangan
Technical Skill
Seorang teknisi memerlukan sertifikasi untuk menunjukkan keahlian yang dimiliki dan bisa diakui. Di Indonesia, sertifikat profesi bisa diperoleh dengan mengikuti serangkaian program dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi). Selain sertifikat, pengalaman kerja juga menunjukkan jam terbang yang dimiliki oleh seorang teknisi untuk memecahkan berbagai permasalahan. Skill teknis ini tentunya hal yang paling penting dimiliki oleh seorang teknisi karena mereka lebih banyak bertanggung jawab pada aspek teknis dan lapangan.
Jika Anda membutuhkan on site technician untuk melakukan pemeliharaan dan perawatan pada komponen gedung Anda, RentFill hadir sebagai solusi permasalahan Anda. RentFill adalah perusahaan yang berdedikasi dalam melakukan pemeliharaan dan perawatan gedung termasuk penyediaan teknisi yang handal dan berpengalaman.
Anda dapat mempelajari perihal on site technician Rentifll pada halaman Maintenance & Management for Facility Industry atau hubungi CS RentFill pada nomor 0811-2637-166 untuk melakukan konsultasi.


