Dapur komersial merupakan tempat dengan resiko kebakaran lebih tinggi dibandingkan dengan dapur rumah tangga. Utamanya, secara intensitas dan kapasitas memang sangat berbeda. Dapur komersial memasak dalam jumlah banyak dan terus menerus. Sedangkan dapur rumah tangga hanya memasak dalam kapasitas kecil dan tidak terus menerus. Sehingga, hal ini menyebabkan dapur komersial harus memiliki keamanan yang lebih tinggi dibandingkan dapur rumah tangga. Keamanan dapur menyangkut keselamatan para staf yang bekerja di dalamnya dan pencegahan kerugian finansial yang terlalu besar.
Pemasangan fire suppression system yang sesuai standar pada dapur komersial adalah hal yang wajib dilakukan. Umumnya sistem ini dipasang di area memasak yang memiliki potensi panas tinggi. Mengapa harus fire suppression system? Apa bedanya dengan alat pemadam yang lain? Mari kita simak penjelasan lengkapnya pada artikel berikut!
Bagaimana Sistem Kerja Fire Suppression System?
Fire suppression system bekerja secara otomatis sehingga tidak membutuhkan instruksi manual jika ada bahaya. Hal ini sangat memungkinkan proses evakuasi untuk dilakukan sedini mungkin. Berikut adalah sistem kerja dari fire suppression system:
Deteksi
Sistem pada fire suppression system mendeteksi api, asap, atau panas yang melebihi batas normal dari area yang dipasang detektor. Jika salah satu di antara keduanya terdeteksi, maka sistem akan mengirim sinyal pada panel kontrol pemadam kebakaran untuk menyalakan alarm sebagai tanda bahaya. Selain itu, sistem yang sudah melakukan deteksi bahaya juga akan secara otomatis mematikan seluruh sistem pendingin udara dan ventilasi.
Aktivasi Alarm
Setelah menerima sinyal bahaya, alarm akan berbunyi dan biasanya sistem melakukan countdown selama 60 detik untuk memastikan orang-orang yang ada di dalam ruangan atau gedung bisa menyelamatkan diri terlebih dahulu.
Pemadaman Api
Setelah itu, panel kontrol mengirim sinyal pada solenoid untuk segera untuk membuka katup tabung yang memungkinkan sistem memadamkan api secara otomatis maupun manual dengan melepaskan media pemadam (seperti gas atau air) ke area yang diproteksi.
Area Dapur Mana Saja yang Harus Dipasang Fire Suppression System?
Dapur komersial biasanya terletak di bangunan seperti hotel, restoran, toko roti, dll. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa nozzle pemadam harus terletak pada area dapur yang memiliki peralatan dengan resiko tinggi, berikut rinciannya secara spesifik:
- Kitchen hood, merupakan alat penghisap asap yang biasanya terletak di atas kompor
- Ducting/exhaust duct, merupakan saluran pipa dara untuk membuang udara kotor, panas, asap, atau bau dari dalam ruangan ke luar bangunan
- Deep fryer, merupakan peralatan masak untuk menggoreng dengan jumlah minyak yang banyak sehingga bahan makanan dapat sepenuhnya terendam dalam minyak
- Grill dan charbroiler, merupakan peralatan masak yang memungkinkan bahan makanan dapat langsung terkena oleh panas dari alat
- Range stove dan wok station, peralatan memasak yang digunakan untuk memasak dalam jumlah besar dan panas tinggi
- Salamander/broiler, alat pemanggang yang biasanya ada di dapur komersial dengan panas tinggi dan berasal dari bagian atas
- Area grease filter, alat untuk menyaring minyak dan panas sebelum masuk ke ventilasi udara untuk dibuang
Standar Instalasi Fire Suppression System
Untuk dapur komersial, sistem pemadam kebakaran biasanya menggunakan agent pemadam kebakaran berupa wet chemical (bahan kimia basah khusus kebakaran kelas K) atau clean agent (gas yang tidak meninggalkan residu. Lebih dari itu, ada beberapa standar harus diperhatikan saat melakukan instalasi fire suppression system, di antaranya adalah:
- Nozzle pemadam harus terletak di area dengan resiko tinggi, seperti kompor, deep fryer, serta saluran pembuangan asap
- Terhubung pada sistem yang bisa otomatis menonaktifkan gas, listrik, dan ventilasi udara pada saat ada bahaya yang mengancam
- Pemeliharaan secara rutin untuk mengecek apakah ada kerusakan yang perlu diperbaiki
- Seluruh komponen yang terintegrasi dengan sistem harus lolos seleksi Sertifikasi UL300 yang merupakan keselamatan industri yang dikeluarkan oleh Underwriters Laboratories (UL) untuk “Pengujian Kebakaran Sistem Pemadam Kebakaran untuk Perlindungan Peralatan Memasak Komersial”
Kesalahan Umum dalam Instalasi
Penempatan Nozzle yang Tidak Tepat
Kesalahan yang bisa terjadi dalam penempatan nozzle adalah jarak yang terlalu jauh sehingga agent pemadam kebakaran tidak mencapai inti api atau panas, nozzle terhalang oleh peralatan dapur yang lain, atau kurangnya jumlah nozzle dibandingkan dengan kebutuhan sebenarnya. Posisi nozzle yang tidak sesuai bisa berdampak pada api yang tidak tertangani tepat waktu dan menyebabkan api semakin besar dan menyebar
Kurang Pertimbangan Jika Ada Perubahan Layout Dapur
Dapur komersial adalah dapur yang sangat dinamis sehingga akan sering terjadi perubahan layout. Misal jika ada penggantian atau penambahan peralatan baru, maka tata letak pun bisa berubah. Jika perubahan layout tidak mempertimbangkan sistem pemadam kebakaran yang sudah terpasang, maka sistem tidak akan bekerja secara efektif saat dibutuhkan.
Tidak Mengintegrasikan Fuel Shut-Off
Salah satu keunggulan fire suppression system adalah kemampuannya untuk memutus sumber bahan bakar dan listrik secara otomatis. Jika agent pemadam kebakaran sudah disemprotkan, namun sumber bahan bakar api masih aktif, maka api bisa menyala kembali saat agent sudah habis
Instalasi oleh Pihak yang Tidak Tersertifikasi
Ini adalah akar dari hampir semua masalah yang disebutkan di atas. Kualitas instalasi fire suppression system sangat bergantung pada kompetensi teknisi dan kontraktor yang mengerjakannya. Tekanan biaya sering mendorong pemilik usaha untuk memilih kontraktor dengan penawaran harga paling rendah, tanpa memverifikasi kompetensi dan sertifikasinya. Pastikan sebelum memasang sistem ini kontraktor yang dipilih adalah kontraktor berpengalaman dan tersertifikasi karena berkaitan dengan keamanan dan keselamatan.
Baca Artikel Instalasi Fire Suppression System Dapur Komersial: Percayakan pada Ahlinya! untuk mendapatkan informasi tentang kontraktor profesional dalam pemasangan fire suppression system.


