Persiapan Inspeksi dan Audit APAR

Inspeksi dan Audit APAR perlu dilakukan untuk memastikan kesiapan proteksi kebakaran di tempat kerja.  Banyak kejadian kebakaran yang gagal diantisipasi karena beberapa factor seperti alat pemadam tidak berfungsi dengan baik, jumlah yang tidak memadai, dan lokasi penempatan yang tidak praktis atau menyulitkan penggguna.

Perusahaan, instansi, atau pemilik bangunan wajib mengetahui standar APAR yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan akan perlindungan kebakaran. Luas area bangunan dan jenis bangunan membutuhkan jenis dan kapasitas alat pemadam yang berbeda.

Inspeksi dan Audit APAR

ilustrasi APAR

Sebelum melakukan inspeksi dan audit APAR, ada ceklist atau daftar yang perlu dipersiapkan. Selain itu, audit harus dilakukan oleh orang yang memiliki pengetahuan tentang standar proteksi kebakaran.

Cheklist Inspeksi dan Audit APAR

Checklist audit APAR membantu kepatuhan, kesiapan, dan efektivitas nyata di lapangan.

Lokasi

Gedung yang akan diperiksi perlu dicatat jenis atau peruntukananya seperti Gudang, sekolah, kantor, toko, dan sebagainya. Setiap Gedung dibagi menjadi beberapa area sesuai standar kebutuhan dan penempaytan apar. Area yang diamati dan diperiksa perlu dicatat dengan jelas agar tidak ada area yang terlewat diaudit.

Kapasitas dan Jenis APAR.

Mengecek jenis APAR, media yang digunakan, serta kapasitas/ukuran dan jumlah APAR. Jenis APAR harus sesuai dengan kelas kebakaran.

Kondisi Fisik APAR.

Pastikan tidak ada cacat fisik pada tabung seperti penyok atau karat. Periksa juga apakah segel masih utuh, selang dan nozzle dipastikan berfungsi pula. Cek juga tanggal isi ulang dan masa kadaluarsa APAR.

Penempatan

Lokasi penempatan APAR harus di tempat yang mudah dilihat dan dijangkau. Sebaiknya apar diletakkan di jalur evakuasi. Bila diletakkan di luar ruangan, APAR harus diletakan dalam kotak pelindung.

Jadwal Inspeksi Berkala.

Inspeksi atau pengecekan berkala sebaiknya dilakukan 1-2 bulan sekali. Periksa jadwal pengecekan sebelumnya, apakah terlaksana sesuai jadwal atau tidak.

Kesiapan Pengguna Gedung

APAR menggantung di dinding

APAR akan berfungsi dengan baik bila digunakan oleh orang yang mengerti cara memakainya. Saat terjadi kebakaran, kita tidak bisa mengandalkan segelintir orang yang paham cara menggunakan APAR. Oleh karena itu, perlu dilakukan pelatihan kepada pengguna Gedung sebagai bagian dari edukasi. Dengan demikian diharapkan saat kebakaran terjadi dapat segera ditangani sebelum api membesar dan merambat ke area lain.

Catatan Auditor dan Tindakan.

Tanggal dilakukan audit dan nama auditor harus ditulis dengan jelas. Untuk bagian yang sudah sesuai, auditor bisa langsung memberikan tanda centang. Sementara untuk bagian-bagian yang perlu mendapat perhatian, auditor perlu segera mencatat hasil temuan, kekurangan dan tindakan apa yang sudah atau perlu dilakukan segera seperti perawatan atau isi ulang APAR.

Perawatan dan Isi Ulang APAR

APAR di dalam mall

Melaksanakan perawatan dan isi ulang apar perlu dilakukan oleh orang yang menguasai teknik dan standar siaga kebakaran yang berlaku.

Jangan pertaruhkan keselamatan diri anda dan pengguna gedung lainnya dengan mengabaikan kesiapan perlindungan kebakaran. Anda bisa memercayakan pada pihak penyedia jasa proteksi kebakaran terpercaya seperti Rentfill.id.

Agar lolos inspeksi dan audit APAR, Anda bisa berkonsultasi dengan tim Rentfill.id untuk memenuhi kebutuhan ketersediaan APAR dalam jumlah, jenis, dan ukuran alat pemadam yang disesuaikan dengan luas area, jenis bangunan, serta area yang memerlukan media pemadam tertentu.

Untuk mengetahui waktu yang tepat melakukan perawatan dan isi ulang APAR, Anda bisa mempelajari apa saja tanda yang perlu diperhatikan. Selengkapnya bisa Anda baca pada artikel tentang Layanan Terbaik Isi ulang APAR.

Leave a Comment